• Minggu, 4 Desember 2022

Dianiaya tukang ojek, MF datangi Polres Mabar

- Jumat, 18 November 2022 | 17:01 WIB
MF, warga asal Manggarai Timur mendatangi polres Manggarai Barat untuk melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya oleh tukang ojek.  (Risaldus Barut)
MF, warga asal Manggarai Timur mendatangi polres Manggarai Barat untuk melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya oleh tukang ojek. (Risaldus Barut)

Nttmediaexpress.com - Kasus penganiayaan kembali terjadi di Manggarai Barat (Mabar). Kali ini korbanya adalah MF (33) warga asal Manggarai Timur. MF diduga dianiaya oleh tukang di Lintas Luar Lancang, Kelurahan Wae Kelambu, Kabupaten Mabar, Jumat 18 November 2022 siang.

Atas kejadian itu, MF melaporkan pelaku penganiayaan ke polres Mabar pada jumat,18 November 2022. Laporan itu bernomor : LP/B/305/XI/2022/SPKT/Polres Mabar.

Kasi Humas polres Mabar, Iptu Eka Dharma Yudha, menyampaikan pihaknya telah menerima pengaduan dari MF.

Kepada media ini, iptu Eka, menyampaikan kronologis bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 17 November 2022 sekira pukul 20.00 Wita.

Baca Juga: 12 Warga Desa Golo Mori Diamankan oleh Satreskrim Polres Mabar Terkait Kasus Penemuan Mayat di Labuan Bajo

Korban menahan terduga pelaku yang merupakan tukang ojek, dan korban meminta terduga pelaku untuk mengantarnya ke Alfamart yang berada di Cowang Dereng.

Sesampainya di Alfamart korban meminta terduga pelaku menunggu, setelah dari Alfamart korban meminta terduga pelaku untuk mengantar ke rumahnya di Wae Mata, namun dalam perjalanannya terduga pelaku tidak mengantar korban ke rumahnya, melainkan terduga pelaku membawa korban berputar-putar hingga di jalan lintas luar di Kampung Lancang, kemudian korban berkata kepada terduga pelaku “ Kita mau kemana, kenapa jalan gelap-gelap begini? “.

Lanjut korban menceritakan, Kemudian terduga pelaku memberhentikan motornya. Setalah motor berhenti korban lagsung turun dan berusaha melarikan diri, namun terduga pelaku mengejar korban dan menarik tangan korban lalu memukul korban di bagian kepala yang mengakibatkan kepala korban luka dan berdarah.

Baca Juga: Polres Mabar Menggelar Aksi 1000 Lilin Mengenang Tragedi Kanjuruhan

“Setelah di pukul, saya merasa pusing, namun saya berusaha untuk melarikan diri dan bersembunyi di bawah pohon,” Ucap MF.

Halaman:

Editor: Risaldus Barut

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X