CATUR Coffee Company, Perusahaan Kopi Anak Muda Dengan Capaian Mendunia

- Senin, 12 Desember 2022 | 16:08 WIB
CATUR Coffee Company, Perusahaan Kopi Anak Muda dengan Capaian Mendunia  (Risaldus Barut)
CATUR Coffee Company, Perusahaan Kopi Anak Muda dengan Capaian Mendunia (Risaldus Barut)

nttmediaexpress.com - Julukan Agent of Change di industri kopi bukanlah sebuah omong kosong belaka bagi Mikael Jasin, pemilik perusahaan eksportir kopi asal Indonesia, CATUR Coffee Company.

Dalam acara yang bertajuk CATUR Collection 22/23 Event, ia menunjukkan komitmennya dalam memajukan industri kopi di Indonesia. Acara yang berlangsung di CGV f(X) Sudirman, Jakarta pada Sabtu (10/12) ini membahas produk CATUR yang akan diluncurkan pada 2023 serta berbagai capaian yang telah dilakukan sepanjang 2022.

 Berdiri sejak 2021, berbagai prestasi telah diukir oleh perusahaan ini. Pertama, kemitraan antara CATUR Coffee Company dengan Daterra dari Brasil, Janson Estate dari Panama, serta Henry & Sons dari Filipina. Ketiganya merupakan prosesor kopi terkemuka di dunia. Terjalinnya kerja sama dengan tiga prosesor tersebut menjadi pencapaian yang paling membanggakan bagi perusahaan. Sebab, kopi yang dihasilkan oleh perusahaan ini akan menjadi beragam dan memiliki kualitas tinggi.

Baca Juga: Disponsori Bank Indonesia, Komunitas Budaya Rumah Gendang Kedel Sukses Menggelar Festival Budaya Kedel 2022
 
Mikael Jasin, CEO dan Co-founder CATUR Coffee Company menyampaikan ketiga prosesor tersebut tertarik akan brand image yang dibangun oleh CATUR Coffee Company.

“Saya pribadi berteman baik dengan ketiga prosesor tersebut dan sering berkunjung ke sana untuk belajar lebih banyak mengenai kopi sekaligus mengenalkan CATUR. Mereka pun tertarik dan menawarkan kerja sama untuk mengolah kopi yang kemudian bisa kami (CATUR Coffee Company) pasarkan,” ungkap pria yang akrab disapa Miki.
 
Kedua, dari hasil kerja sama tersebut tentulah meningkatkan jumlah kuantitas biji kopi yang diproduksi oleh CATUR Coffee Company. Berkat kemitraan yang terjalin, perusahaan ini dapat menghasilkan kurang lebih 84,7 ton.

Baca Juga: Komunitas Budaya Gendang Kedel salurkan Paket Sembako bagi Lansia, Janda, dan Disabilitas di Watu Lanur - NTT
 
Pria yang pernah meraih peringkat empat World Barista Championship di 2019 ini sadar betul akan kualitas biji kopi Indonesia di mata dunia.

Meningkatnya jumlah kuantitas produksi biji kopi dari perusahaan miliknya ini ia manfaatkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Terbukti, terdapat tiga negara representatif yang memasarkan produk dari CATUR Coffee Company. Negara tersebut, yakni Belanda, Australia, dan Kanada. Hal ini pun membawa CATUR Coffee Company pada capaiannya yang ketiga.
 
Namun, Miki tak langsung berpuas diri karena ia masih memiliki mimpi besar untuk membidik pasar di Asia Timur.

Baca Juga: Wasit Asal Argentina, Jadi Sorotan di Laga Portugal vs Maroko


“Setelah Eropa dan Amerika, mudah-mudahan di tahun depan, CATUR Coffee Company juga akan hadir di Korea Selatan dan Jepang,” ujar Miki
 
Di balik sejumlah kesuksesan yang dicapai oleh CATUR Coffee Company di bidang industri kopi, perusahaan ini tak lupa untuk memerhatikan soal isu kesehatan alam dan lingkungan.
 
Naomi Marcella, Sustainability Officer CATUR Coffee Company memaparkan hal-hal yang menjadi perhatian dari CATUR Coffee Company pada segi transparansi dan lingkungan berkelanjutan. 

Baca Juga: Waspada !! Keseringan Minum Minuman Beralkohol Bisa Menyebapkan Asam Urat
 
“Kami sadar akan isu lingkungan yang terjadi sekarang ini, terutama soal pemanasan global akibat karbondioksida yang dihasilkan dari mesin hingga transportasi. Untuk itu, kami bekerja sama dengan Bumiterra untuk melakukan carbon removal seluruh karbon yang kami hasilkan,” jelas Naomi.
 
Naomi mengungkapkan bahwa dari hasil kerja sama dengan perusahaan yang mengelola carbon offsetting di Indonesia tersebut, CATUR Coffee Company berhasil melakukan _carbon removal sebesar 328 ton melalui penanaman pohon di Kalimantan Barat. Ia berharap di tahun depan, CATUR Coffee Company dapat mencapai nol karbon.
 
“Dimulai dari September 2022 kami melakukan _carbon removal_. Harapannya, di 2023 nanti, nol emisi karbon yang kami (CATUR Coffee Company) targetkan dapat tercapai,” lanjut Naomi.

Halaman:

Editor: Risaldus Barut

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sakit Parah, Lukas Enembe Harus Dilarikan ke RSPAD

Rabu, 18 Januari 2023 | 08:42 WIB

Ganjar Pranowo Pamer Kedekatan Dengan Jokowi

Senin, 5 Desember 2022 | 18:35 WIB
X