• Minggu, 25 September 2022

Tolak Penetapan Tersangka, Ribuan Simpatisan Lukas Enembe padati Kota Jayapura

- Selasa, 20 September 2022 | 21:44 WIB
Ribuan masyarakat Papua menggelar aksi demonstrasi menolak penetapan tersangka Lukas Enembe ][Foto : papua. Com]
Ribuan masyarakat Papua menggelar aksi demonstrasi menolak penetapan tersangka Lukas Enembe ][Foto : papua. Com]

Nttmediaexpreas.com - Ribuan masyarakat Papua menggelar aksi demonstrasi pada Selasa (20/9/2022). Massa menolak keras penetapan tersangka Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).

Ribuan massa simpatisan Lukas Enembe yang datang dari sejumlah daerah itu memaksakan diri masuk ke Kota Jayapura.

Menurut mereka, penetapan tersangka terhadap Lukas Enembe merupakan sebuah bentuk kriminalisasi. Oleh karenanya mereka menolak kehadiran KPK di Papua.

Dilansir dari detik.com, massa yang mendukung Lukas Enembe itu datang menggunakan mobil pribadi, truk, sepeda motor, bahkan dengan berjalan kaki. Mereka mencoba memasuki Kota Jayapura sejak pukul 08.49 WIT.

Aparat sempat memblokade titik kumpul massa guna menghindari penumpukan massa. Akibatnya, massa simpatisan Lukas Enembe dari Sentani ditahan di Lapangan Theys, massa dari Kamp Wolker ditahan di depan kampus Universitas Cenderawasih (Uncen).

Sementara itu, simpatisan dari Abepura ditahan di Lingkaran Abepura, sedangkan massa yang berkumpul di Expo Waena melakukan orasi sambil meneriaki tolak KPK di Papua.

Koordinator aksi, Asri Gombo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan massa di Kota Jayapura mengenai aksi. Dia mengatakan massa bersama-sama pihak keamanan akan menjaga keamanan aksi.

"Kami bagian dari massa aksi. Tetap jaga keamanan, jangan sampai keluar dari itu," ujar Asri Gombo.

Dilansir CNNIndonesia.com, warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah lantaran ada aksi demo bertajuk Save Lukas Enembe tersebut.

"Situasi saat ini di sekitar tempat tinggal saya sepi hampir tidak ada aktivitas warga, jalanan juga sepi kemungkinan orang-orang stay di dalam rumah semua," kata salah satu pegawai kantor pemerintahan di Jayapura, dilamar dari CNNIndonesia.com, Selasa (20/9).

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Tags

Terkini

Polda Riau Amankan 16 Tersangka Komplotan Narkoba

Selasa, 20 September 2022 | 11:23 WIB

Banding ditolak, Ferdy Sambo Resmi di Pecat

Senin, 19 September 2022 | 20:01 WIB

Tidak Cukup Bukti, Bjorka Palsu di Pulangkan

Minggu, 18 September 2022 | 10:29 WIB

Kesaksian Bripka RR Terkait Tragedi Berdarah Duren Tiga

Sabtu, 17 September 2022 | 11:21 WIB

Viral, Polisi Pukul Tentara Tanpa Sebab

Kamis, 15 September 2022 | 13:39 WIB

Hacker Bjorka Bocorkan Data Kematian Munir

Senin, 12 September 2022 | 14:48 WIB
X