• Minggu, 25 September 2022

Kapolri Mengaku Terpukul Ulah Ferdy Sambo Cs

- Sabtu, 10 September 2022 | 19:16 WIB
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan rasa sedihnya kepada jurnalis senior Budiman Tanuredjo di Satu Meja The Forum akibat ulah Ferdy Sambo.][Foto : Kompas TV]
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan rasa sedihnya kepada jurnalis senior Budiman Tanuredjo di Satu Meja The Forum akibat ulah Ferdy Sambo.][Foto : Kompas TV]

Nttmediaexpress.com  - Institusi kepolisian republik indonesia ikut menanggung beban akibat ulah Ferdy Sambo dan kawan - kawan yang melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada tanggal 8 Juli 2022.

Tidak hanya itu, beberapa oknum polisi lain pun terseret akibat melakukan halangan demi menyelamatkan Ferdy Sambo.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan tragedi berdarah selama tiga merupakan pukulan telak buat institusi yang dipimpinya. Sungguh memiluhkan.

Jadi memang ini peristiwa untuk kami juga pukulan. Karena saat kita sedang memperbaiki citra institusi, karena memang dari awal saat kita masuk kan kita juga mulai dari mendengarkan aspirasi masyarakat tentang harapan. Harapan masyarakat tentang polisi" tulisnya kepada jurnalis senior Budiman Tanuredjo di Forum Satu Meja.

Bagaimana tidak, saat polri sedang memperbaiki citra, tiba - tiba muncul tragedi duren tiga yang mantan kadiv propam pol Irjen Pol Ferdy Sambo beserta kawan - kawanya.

Sebelum tragedi berdarah tiga kali terjadi, tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian republik Indonesia naik 2% dari 74% menjadi 76%.

Menurut Kapolri listyo, kepercayaan buah publik terhadap institusi polri merupakan program transformasi menuju polri yang presisi yang dilaksanakan secara tepat dan konsekuen. Polri selalu mengawal kebijakan - kebijakan pemerintah dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat.

Kitakan star dari situ, from situ yang kita sampaikan pada saat awal kita melakukan kegiatan fit and proper test di DPR dan saat itu kita berdasarkan hasil survei awal, kita diangka 74% sehingga kemudian dengan melaksanakan berbagai program transformasi menuju polri yang presisi pada saat itu " penjelasan.

"Kemudian bagaimana mencoba kita mendengar dan kemudian apa yang menjadi aspirasi masyarakat, kemudian kita sesuaikan, melaksanakan program - program dan mengawal kebijakan - kebijakan pemerintah utamanya dan hal yang memang harus kita lakukan sesuai dengan harapan masyarakat"

Sialnya, angka 76% tidak bertahan lama pasca Ferdy Sambo dan kawan - kawan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana berencana brigadir J.

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Tags

Terkini

Polda Riau Amankan 16 Tersangka Komplotan Narkoba

Selasa, 20 September 2022 | 11:23 WIB

Banding ditolak, Ferdy Sambo Resmi di Pecat

Senin, 19 September 2022 | 20:01 WIB

Tidak Cukup Bukti, Bjorka Palsu di Pulangkan

Minggu, 18 September 2022 | 10:29 WIB

Kesaksian Bripka RR Terkait Tragedi Berdarah Duren Tiga

Sabtu, 17 September 2022 | 11:21 WIB

Viral, Polisi Pukul Tentara Tanpa Sebab

Kamis, 15 September 2022 | 13:39 WIB

Hacker Bjorka Bocorkan Data Kematian Munir

Senin, 12 September 2022 | 14:48 WIB
X