• Minggu, 25 September 2022

Bupati Agas Berkomitmen Kembangkan Sorgum Menjadi Pangan Alternatif Atasi Stunting

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:55 WIB
 Bupati Manggarai Agas Andreas bersama Yayasan KEHATI Jakarta dan LSM Keuskupan Ruteng serta masyarakat, menggelar panen Sorgum secara simbolis di lahan percontohan seluas 4 hektar milik paroki Santo Petrus dan Paulus Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Jum'at (1/7/2022).|| Foto: Infopublik.
Bupati Manggarai Agas Andreas bersama Yayasan KEHATI Jakarta dan LSM Keuskupan Ruteng serta masyarakat, menggelar panen Sorgum secara simbolis di lahan percontohan seluas 4 hektar milik paroki Santo Petrus dan Paulus Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Jum'at (1/7/2022).|| Foto: Infopublik.

NTT Express, MATIM - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkomitmen untuk terus mengembangkan tanaman sorgum sebagai bahan pangan alternatif guna mencegah risiko stunting dan gizi buruk.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Manggarai Agas Andreas dalam sambutannya saat menggelar panen sorgum secara simbolis di lahan percontohan seluas 4 hektar milik paroki Santo Petrus dan Paulus Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, NTT, Jum'at (1/7/2022).

Baca Juga: DPD PAN Rekomendasikan Heremias Dupa Isi Kursi Wabup Manggarai Timur

"Sejak 2019 pemda sudah menggalakkan sorgum dan Bupati sudah mengeluarkan peraturan Bupati dimana Sorgum menjadi pangan alternatif di Manggarai Timur," ungkapnya.

Bupati Agas Andreas menjelaskan bahwa pemanfaatan dan pengembangan pangan alternatif tersebut merupakan salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan pangan beras.

Baca Juga: Dorong Pemulihan Pariwisata Pasca Pandemi, Disparbud MATIM Gelar Rapat Temu Mitra Pelaku Wisata

Sampai tahun 2022, seluas 400 hektar lahan milik masyarakat di kabupaten Manggarai Timur dimanfaatkan untuk pengembangan sorgum melalui pola pendampingan intens Yayasan Kehati Jakarta dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Keuskupan Ruteng dan pemerintah daerah setempat. 

Pengembangan tanaman sorgum ini, kata Bupati Agas, menyebar hampir di seluruh kecamatan di kabupaten Manggarai Timur, "Terutama di wilayah dataran rendan dan daerah pesisir pantai seperti di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kecamatan Sambi Rampas, Kecamatan Borong dan di Kota Komba," ungkap Bupati Agas.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Hadir Melindungi Pekerja Jasa Konstruksi Manggarai Timur

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Sumber: InfoPublik Kemkominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X