• Minggu, 25 September 2022

Mediasi Bupati Agas Andreas dan Forkopimda Matim Berhasil Pecahkan Konflik Adat di Lendo

- Rabu, 6 April 2022 | 00:23 WIB
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH., M.Hum, memandangi berita acara rapat Forkopimda Matim dalam rangka menyelesaikan Konflik Antara Masyarakat di Kampung Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Selasa, (05/04/2022). Foto: Prokopim Setda Matim.
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH., M.Hum, memandangi berita acara rapat Forkopimda Matim dalam rangka menyelesaikan Konflik Antara Masyarakat di Kampung Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Selasa, (05/04/2022). Foto: Prokopim Setda Matim.

MATIM Express - Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Manggarai Timur (Forkopimda Matim) dalam rangka menyikapi konflik antara masyarakat di Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara.

Rapat Forkopimda tersebut menghadirkan masyarakat yang terlibat konflik di Lendo. Ruang mediasi itu berlangsung di Rujab Bupati Matim, di Golo Lada, Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong, Selasa (05/04/2022).

Forum itu digelar sebagai upaya mediasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Manggarai Timur untuk menyelesaikan konflik besar antar masyarakat kampung Lendo.

Jajaran Forkopimda Matim yang ikut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya yaitu Ketua DPRD Matim, Heremias Dupa, S.Kom, M.Si; Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, Bayu Sugiri, SH, Dandim 1621 Manggarai, Letkol Inf. M. Faishal Toar, Kapolres Manggarai Timur, I Ketut Widiarta, SH, S.I.K, M.Si; Kepala Pengadilan Negeri (PN) Ruteng diwakili oleh Humas PN Ruteng yaitu Hakim Gaga Arisatya, SH.

Ketua DPRD Manggarai Timur, Heremias Dupa, S.Kom, M.Si; memandangi berita acara rapat Forkopimda Matim dalam rangka menyelesaikan Konflik Antara Masyarakat di Kampung Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Selasa, (05/04/2022). Foto: Prokopim Setda Matim.

Seperti diketahui konflik antara masyarakat di Lendo itu telah berlangsung sejak tahun 2010. Bermula saat kendak meresmikan Kampung Lendo dalam upacara adat Sese Topok.

Rencana tersebut gagal karena tidak ada kesepakatan antara masyarakat mengenai kubur yang terletak di tengah kampung Ledo. Hal itu kemudian memicu terjadinya polarisasi antara masyarakat. Tahun 2021, masyarakat di kampung Lendo kembali merencanakan akan melaksanakan ritual adat.

Terkait pelaksanaan ritual adat Sese Topok sebagian warga meminta agar kuburan yang terletak dekat Compang (pusat ritual adat), dipindahkan agar ritual adat dilaksanakan.

Namun usulan pemindahan kuburan itu ditolak beberapa warga yang memiliki kaitan langsung dengan status kuburan itu. Mereka menolak dengan alasan yang sangat prinsipil, Tidak ingin kuburan tempat peristirahatan terakhir dari leluhur nenek moyang mereka dipisahkan begitu saja.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, Bayu Sugiri, SH, menandatangani berita acara rapat Forkopimda Matim tentang kesempatan penyelesaian konflik antara masyarakat di kampung Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba Utara, Selasa (05/04/2022). || Foto: Prokopim Setda Matim.

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X