Program Clean Drinking Water Impact Investing Model Jawab Masalah Air Bersih Masyarakat Labuan Bajo

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:56 WIB
Dompet Dhuafa, PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (PT SMI), dan PT. Manna Indonesia Group berkolaborasi mewujudkan air minum bersih di Labuan Bajo. Melalui program Clean Drinking Water Impact Investing Model, perusahaan itu menggunakan teknologi yang mampu mengolah udara menjadi air bersih. | IST (nttmediaexpress.com / Marto)
Dompet Dhuafa, PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (PT SMI), dan PT. Manna Indonesia Group berkolaborasi mewujudkan air minum bersih di Labuan Bajo. Melalui program Clean Drinking Water Impact Investing Model, perusahaan itu menggunakan teknologi yang mampu mengolah udara menjadi air bersih. | IST (nttmediaexpress.com / Marto)

nttmediaexpress.com | LABUAN BAJO -Dompet Dhuafa, PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (PT SMI), berkolaborasi dengan PT Manna Indonesia Group dalam mewujudkan air bersih untuk dikonsumsi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Melalui program Clean Drinking Water Impact Investing Model kedua perusahaan tersebut menggunakan teknologi mutakhir yang mampu mengolah udara menjadi air bersih siap minum bagi dalam mendukung program pemerintah menghadirkan air minum bersih di Labuan Bajo Flores, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, (Selasa, 23/08/2022).

Baca Juga: Petrus Selestinus: Khilafatul Muslimin di Kota Labuan Bajo, Fenomena Gunung Es Gerakan Khilafah di NTT

Labuan Bajo merupakan suatu daerah di Kecamatan Komodo yang terkenal dengan keindahan alam hingga ke mancanegara. Dibalik keindahan alamnya itu, masyarakat Labuan Bajo menyimpan permasalahan serius yakni terkakit dengan sulitnya mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi sehari-hari.

Melihat hal tersebut Dompet Dhuafa, PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (PT SMI), dan PT. Manna Indonesia Group berkolaborAksi dengan mewujudkan air bersih untuk dikonsumsi. Air tersbut berasal dari program Clean Drinking Water Impact Investing Model dengan menggunakan teknologi mutakhir yang mampu mengolah udara menjadi air bersih siap minum.

Baca Juga: Forkopimda NTT Perlu Waspada Dini Hadapi Gerakan Khilafatul Muslimin di Labuan Bajo

Teknologi 4.0 Air to Water yang environmental-friendly ini nantinya juga akan dimanfaatkan dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya para perempuan. Dengan adanya teknologi ini nantinya mereka akan mendapatkan pendampingan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Cermin. Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya peningkatan status kesehatan masyarakat sekaligus ekonomi masyarakat khususnya di Labuan Bajo.

“Program Drinking Water dengan model Impact Investing ini merupakan salah satu komitmen PT SMI untuk mendorong kegiatan TJSL yang memiliki dampak positif dan terukur secara sosial, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan multiplier effect pembiayaan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).

Baca Juga: Khilafatul Muslimin Sukses Masuk NTT, Tercatat 140 Kader Baru Berpusat di Labuan Bajo

Program ini diharapkan dapat memberikan keuntungan finansial bagi BUMDes, sehingga BUMDes dapat menyisihkan labanya untuk menjamin keberlanjutan program ini,” jelas Ramona Harimurti, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT SMI, yang mewakili Manajemen PT SMI dalam kegiatan peresmian.

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X