ASN Multi Agama Kantor Kemenag Matim Peduli MIN 3 Manggarai Timur

- Senin, 6 Juni 2022 | 17:33 WIB
Penyerahan Donasi dari Keluarga Besar ASN Multi Agama Kantor Kemenag Matim kepada pengelola MIN 3 Manggarai Timur di Pota, Kecamatan Sambi Rampas. || Dok. Kemenag NTT
Penyerahan Donasi dari Keluarga Besar ASN Multi Agama Kantor Kemenag Matim kepada pengelola MIN 3 Manggarai Timur di Pota, Kecamatan Sambi Rampas. || Dok. Kemenag NTT

NTT Express, MATIM - Keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur (Kemenag Matim) menyelenggarakan aksi solidaritas pengumpulan donasi sukarela beberapa waktu lalu dengan tujuan membantu perbaikan salah satu gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Manggarai Timur yang terletak di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur.

Bantuan yang terkumpul dari jajaran ASN kantor, penyuluh agama, guru agama multi agama dan komunitas madrasah negeri se Manggarai Timur total berupa uang senilai Rp. 18.450.000,- (depan belas juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) serta bantuan material bangunan dari keluarga besar MAN Manggarai Timur, diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Matim (Kakankemenag Matim) Anselmus Panggabean, S.Ag kepada Kepala MIN 3 Manggarai Timur Siti Rahmah di lokasi gedung yang akan diperbaiki, MIN 3 Manggarai Timur Pota-Kecamatan Sambi Rampas Jumat (27/05/2022).

"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian sukarela tanpa paksaan dari keluarga besar Kantor Kemenag Matim atas kondisi gedung yang tidak layak lagi digunakan bagi kegiatan belajar mengajar. Semua pegawai tanpa memandang ia beragama apa dan dari komunitas mana tergerak hatinya untuk membantu MIN 3 Manggarai Timur," ucap Kakankemenag Matim.

"Semoga sedikit donasi ini dapat dimanfaatkan untuk perbaikan sementara, sambil menunggu usulan anggaran pembangunan gedung baru," lanjutnya.

Anselmus menambahkan bahwa pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama bukannya tidak peduli terhadap kondisi bangunan, tetapi ada syarat yang belum terpenuhi dalam rangka pengusulan anggaran bangunan baru yakni status kepemilikan lahan sekolah yang masih dalam pengurusan sertifikat tanah milik negara.

"Salah satu syarat bagi sekolah negeri dalam mendapatkan dana pembangunan gedung adalah status tanahnya harus bersertifikat tanah milik negara. Kepala MIN 3 Manggarai Timur bersama Seksi Pendidikan Haji dan Bimas Islam Kantor Kemenag Matim saya minta segera selesaikan urusan ini," tegas Anselmus.

la meminta Siti Rahmah selaku pimpinan MIN 3 Manggarai Timur menggunakan dana bantuan ini sebaik mungkin dan terus berkoordinasi dengan pihak Kantor Kemenag Matim berkaitan pengurusan sertifikat tanah sekolah.

"Saya akan pantau perbaikan gedung ini. Saya tidak mau lihat lagi anak-anak belajar di ruangan yang sangat beresiko seperti ini," lanjutnya.

Tak lupa Anselmus memotivasi para guru dan siswa MIN 3 Manggarai Timur yang hadir mengikuti acara penyerahan bantuan untuk tidak putus asa dengan kondisi ini.

"Pemerintah tidak menutup mata terhadap apa yang dialami MIN 3 Manggarai Timur maupun di sekolah lainnya. Kondisi bangsa saat ini masih sulit pasca pandemi Covid 19 sehingga butuh kesabaran kita semua, seraya melengkapi semua syarat usulan anggaran bantuan gedung kelas yang baru," imbuh Anselmus.

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Sumber: Kemenag NTT

Tags

Terkini

X