• Selasa, 16 Agustus 2022

Arogansi Bupati Nabit, Kirim 50 Satpol PP Nyaris Bentrok Dengan Pemilik Lahan di Nanga Banda

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:35 WIB
Suasana penggusuran lahan milik warga Nanga Banda dalam rangka penertiban aset Pemda Manggarai Timur, Rabu (29/06/2022). || Foto: Florespost.
Suasana penggusuran lahan milik warga Nanga Banda dalam rangka penertiban aset Pemda Manggarai Timur, Rabu (29/06/2022). || Foto: Florespost.

NTT Express, RUTENG - Berdalih menjalankan tugas negara, Pemerintah Kabupaten Manggarai kirim 50 orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam rangka mengamankan aksi penggusuran lahan milik warga di Nanga Banda, Kecamatan Reok, pada Rabu (29/06/2022). 

Pengurusan lahan untuk pengamanan aset Pemda Manggarai pada Rabu siang itu tuai  kecamatan warga Nanga Banda. Pemerintah Kabupaten Manggarai dinilai bersikap arogan dalam aksi penertiban lahan tersebut.

Baca Juga: Bupati Agas Berkomitmen Kembangkan Sorgum Menjadi Pangan Alternatif Atasi Stunting

Pada Rabu pagi, Pemda Manggarai melalui petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan aksi penggusuran lahan warga nanga Banda. Berdasarkan surat penertiban aset Pemda Manggarai Nusa Tenggara Timur, tercatat 9 lahan sesuai pemiliknya masing-masing yang akan digusur di Nanga Banda.

Namun dalam penggusuran yang dilaksanakan Rabu siang, hanya dua objek lahan tanah yang digusur. Lahan tersebut diketahui adalah milik H. Zainal Arifin Manasa dan lahan yang diklaim Herdin Baharun.

Baca Juga: Lawatan Presiden Jokowi ke Eropa, Test-case Peran Strategis Indonesia di Kancah Politik Global

Tiang pagar beton dan kawat berduri yang memagari lahan itu digusur rata dengan tanah menggunakan alat berat. Meskipun sempat mendapat perlawanan dari pihak Herdin dan keluarga Manasa, akan tetapi mereka tidak bisa menghentikan petugas Satpol PP. 

Informasi yang dihimpun media, sedikitnya terdapat 50 orang petugas Satpol PP yang ditugaskan Bupati Herybertus G.L. Nabit bersama Wakil Bupati Heri Ngabut, terlibat nyaris bentrok dengan sejumlah warga di lokasi penggusuran.

Baca Juga: DPD PAN Rekomendasikan Heremias Dupa Isi Kursi Wabup Manggarai Timur

Salah satu pemilik tanah di Nanga Banda menilai tindakan yang dilakukan pemda yang serta merta langsung menggusur mirip 'eksekusi' yang biasa dilakukan oleh Pengadilan.

Halaman:

Editor: Yohanes Marto

Sumber: Florespost.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X